Arsip untuk Kategori ‘Berita’

Qunut Nazilah

Qunut Nazilah

Assalamualaikum Wr Wb,

Bapak/Ibu/Sdr kaum muslimin dan muslimat yang berbahagia diseluruh tanah air, Hari ini Ahad , 12 Rabiul Awal tahun 1433 H atau bertepatan dengan hari Minggu tanggal 5 Pebruari 2012 adalah hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang lahir pada Tahun 570 Masehi atau 1432 th yang lalu.

Ya Nabii salamun alaika….. ya Rasul salamun alaika, ya Habiibi salamun alaika, solawatulloh alaika…………………………………

Mengingat keadaan negara yang mengkhawatirkan khususnya bagi umat Islam dengan berbagai bencana, tawuran, degradasi moral/ahklak  dan lain-lain yang mendorong terjadinya perpecahan umat maka sudah sepatutnya dalam  sholat Fardlu membaca  Qunut Nazilah. Bacaan ini dilakukan sesudah ruku dikala rakaat terakhir.

Gerakan Memakmurkan Masjid(Gemar Masjid) menghimbau marilah kita melaksanakannya disaat menyambut kelahiran Nabi Muhammad SAW  mulai hari ini selama 40 hari.

Adapun bacaannya adalah sebagai berikut :

“Allohumma a’izzil Islama wal muslimin, Wa ahlikil kafarota walmubtadi ata wal musyrikiina, Wan shuril mujahidiina fisabiilika aina maa kanu”.

“ Ya Alloh. Muliakanlah Islam dan orang-orang Muslim. Dan hancurkanlah orang-orang kafir dan orang-orang musyrik,Dan bantulah para Mujahidin yang berada di jalan-Mu dimana saja mereka berada”.

Ya Allah ridloilah kegiatan ini dan semoga bangsa dan negara Indonesia menjadi semakin aman, baik, bersih, sehat, adil, jujur, dan benar.

Amiin

Amiin

Meskipun sholat sudah menjadi kegiatan harian selama ini tetapi masih banyak persoalan yang belum dapat di pahami dengan benar oleh setiap pribadi muslim dan masih terjadi banyak perbedaan pendapat.

Allah Swt dalam surat 17 Al Isra ayat 110 nya menjelaskan bagaimana sholat yang benar harus dilakukan  : ”…. janganlah keraskan bacaan sholatmu dan jangan pula memelankannya dan carilah jalan antara demikian itu diantara kedua cara itu”.

Selanjutnya »

Buku / Majalah Baru

Buku / Majalah Baru

Tidak banyak para eksekutif, politisi, akademisi dan pakar serta masyarakat memahami bahwa sistem Tabungan Haji Nasional dan Donasi atau Zakat/infak/sedekah merupakan sub sistem dari Sistem Jaminan Sosial Nasional. Penjelasan mengenai hal ini dapat diperoleh di buku SISTEM JAMINAN SOSIAL NASIONAL edisi ke 2 karya Drs. Achmad Subianto, MBA halaman 282-305 yang diterbitkan oleh GIBON BOOKS dan Yayasan BERIKAN.

Selanjutnya »

Pertama Kali Melakukan Sujud Tilawah

Pertama Kali Melakukan Sujud Tilawah

Ada sms masuk dari Dhini, sekretaris Bapak Didin Hafidhuddin, Ketua Umum BAZNAS, menanyakan apakah saya bersedia untuk ke daerah dalam rangka pemberian santunan untuk para Yatim Piatu. Program ini di rancang oleh BAZNAS untuk pertama kalinya guna memberikan kebahagiaan bagi para Yatim Piatu di Bulan Ramadhan di seluruh Indonesia untuk 11 kota dengan mengumpulkan Yatim piatu sebanyak 11.000. Setiap kota kebagian 1.000 yatim piatu. Saya diminta untuk memilih antara Menado atau Medan. Keberangkatan akan diatur oleh BAZNAS mulai hari Jum’at. Saya menawar boleh tidak saya berangkat satu hari sebelumnya, hari Kamis tanggal 18 Agustus 2011 dengan harapan saya bisa melakukan sosialisasi SJSN dan BPJS. Ternyata boleh dan kemudian saya mencoba mengecek di Taspen Medan siapa yang menjadi Kepala Cabang dan Wakilnya disana dan di Taspen Menado. Ternyata di Taspen Medan ada Sdr Wiharto dengan Wakilnya Sdr Dodi. Sedangkan di Menado Sdr Hasrizal, dulu suka mengurus Binrohis Taspen di Kantor Pusat Jakarta, Jl Suprapto, Cempaka Putih.

Selanjutnya »

Pelatihan Gerakan Memakmurkan Masjid dan Ekonomi Syariah

Pelatihan Gerakan Memakmurkan Masjid dan Ekonomi Syariah

Gerakan Memakmurkan Masjid bekerjsama dengan BNI Syariah wilayah Jakarta Barat DKM Manarul ‘Amal Universitas Mercu Buana dan UKMI Al-Faruq menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Masjid dengan UPZ sebagai Ujung Tombak dengan tema “Gerakan Memakmurkan Masjid dan Ekonomi Syariah” sebagai bagian dari Program Manajemen Syukur bertempat di  di Aula Masjid Manarul ‘Amal Universitas Mercu Buana, Jalan Meruya Selatan No. 1 Kembangan, Jakarta Barat. Pelatihan tersebut diselenggarakan pada hari Sabtu, tanggal 28 Mei 2011 bertepatan dengan tanggal 24 Jumadil Akhir 1432 dari pukul 08.30 sampai dengan pukul  17.30.

Selanjutnya »

Penggantian Ketua Umum Fokkus Babinrohis Pusat

Penggantian Ketua Umum Fokkus Babinrohis Pusat

  1. Pada hari Sabtu tanggal 15 Januari 2011 bertempat di Aula Asrama Haji Pondok Gede telah diadakan Munas Forum Komunikasi dan Konsultasi Badan Pembina Rohani Islam (Fokkus Babinrohis) Pusat yang ke III. Dengan acara utama penggantian Ketua Umum. Setelah dua kali menjabat sebagai Ketua Umum sudah saatnya Drs Achmad Subianto MBA untuk menyerahkannya kepada generasi berikut. Estafet ini harus dilakukan mengingat ketiadaan waktu Bapak Achmad Subianto yang sudah dua kali berturut-turut menjadi Ketua Umum. Selain itu karena kesibukan beliau yang sangat padat saat ini menangani berbagai tugas yang tidak kalah pentingnya seperti Ketua Komisi Pengawas BAZNAS yang sebelumnya Ketua Umum Pertama BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL, Ketua GERAKAN MEMAKMURKAN MASJID (GEMAR MASJID), Ketua Umum KOMUNITAS JAMSOSNAS INDONESIA (KJI) dan yang sedang dirancang Ketua Umum KOMUNITAS JAMAAH HAJI INDONESIA (KJHI). Selanjutnya »
Peran Fokkus Babinrohis Dalam Menata Kembali Indonesia

Peran Fokkus Babinrohis Dalam Menata Kembali Indonesia

Pendahuluan

Selama tahun 2010 yang baru lalu, dalam suasana negeri yang carut marut dengan berbagai persoalan masyarakat dan aparatur negara termasuk korupsi dan penggelapan pajak, serta kejahatan perbankan . Juga belum seluruh umat khususnya umat Islam membayar zakat, infak dan sedekah dengan baik dan benar; Kepercayaan kepada Pemerintah dan aparatur negara sangat rendah. Pengusaha lebih suka membayar pajak kepada oknum Gayus Tambunan daripada kepada Negara dengan benar. Muzaki lebih suka membayar zakat langsung kepada mustahiq dan kepada lembaga yang tidak diatur di Al Qur’an dan As Sunnah daripada kepada badan yang dibentuk Negara (Ulil Amri).

Selanjutnya »

Surat Terbuka Pensiunan Mantan Anggota Korpri Kepada PIMPINAN DAN ANGGOTA Korpri

Surat Terbuka Pensiunan Mantan Anggota Korpri Kepada PIMPINAN DAN ANGGOTA Korpri

YTH Para KORPRIWAN-KORPRIWATI dimanapun berada bahwa permasalahan yang dihadapi KORPRI sebagai organisasi Aparatur Negara sungguh sangat berat dan cukup banyak serta memusingkan yang penyelesaiannya mungkin memakan waktu lama. Diperlukan amanah yang tinggi dan keberanian dan “effort”yang luar biasa untuk menyelesaikannya yaitu antara lain :

Selanjutnya »

Tiga Pilar Sistem Jaminan Sosial Bank Dunia

Tiga Pilar Sistem Jaminan Sosial Bank Dunia

Ketika terjadi Pilpres di Amerika Serikat di tahun 2009, selain persoalan mengatasi keuangan nasionalnya yang menjadi topik utamanya maka masalah jaminan social dari periode ke periode menjadi isu yang selalu menyita perhatian dalam debat publik dari calon Presiden. Demikian pula dikala calon Presiden Obama dan John McCary. Ini juga terjadi ketika terjadi Pilpres Presiden-presiden sebelumnya. Namun di Indonesia aneh, tidak ada satupun caleg maupun capres yang mengetengahkan sesuatu tentang jaminan social masyarakat secara utuh. Memang digembar gemborkan masih terjadinya kemiskinan dan pengangguran tetapi bagaimana cara mengatasinya dan solusi yang ditawarkan tidak ada sama sekali. Tentunya jika asal ngomong saja maka sama aja boong.

Selanjutnya »

Indonesia Memerlukan Tabungan Jangka Panjang

Indonesia Memerlukan Tabungan Jangka Panjang

Sabtu, 20 Pebruari 2010 Indonesia mencanangkan Gerakan Indonesia Menabung, TabunganKu. Selamat untuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, disamping kesibukan beliau sempat memikirkan persoalan tabungan Nasional untuk mencari tambahan dana yang kebutuhannya semakin banyak untuk membiayai pembangunan nasional. Kita mungkin masih ingat kejadian semacam ini pernah dilakukan dimasa Presiden Suharto dengan Gerakan Tabungan Nasional yang kemudian dikenal sebagai TABANAS. Kedua Gerakan Menabung ini sebenarnya mempunyai tujuan dan motiv yang sama yaitu, pertama: menggali potensi keuangan dalam negeri guna pembiayaan Pembangunan Nasional, kedua : meningkatkan kemandirian Negara dan ketahanan keuangan Nasional sehingga pembangunan dibiayai dengan potensi dari kekuatan sendiri. Ketiga : Mengurangi ketergantungan dari pinjaman luar negeri.

Selanjutnya »